Gawai RAA Dayak Taman Kapuas Kalimantan Barat (MataAdat Indonesia) Part I

Video singkat Gawai RAA telah di unggah di youtube sejak November 2014 dan dilihat sekitar 35.137 Views dan telah di publikasikan juga NetCj sekitar 836 Views. Dayak Taman adalah salah satu sub suku Dayak yang mendiami sepanjang pesisir hulu sungai […]

Dayak Iban Sungai Utik Tattoo Iban Handtapping

Dayak Iban Sungai Utik hand tapping tattoo || Sungai Utik Tattoo

Tatto dengan motif iban “bungai terung” melambangkan kedewasaan dan kemandirian bagi kaum remaja pria iban. Bungai terung terletak di bahu kiri dan kanan, yang berarti keseimbangan. Lingkaran yg ada di dalam bungai terung disebut “perut mure” nampak seperti tali jiwa. “perut […]

BORN FOR THIS

BORN FOR THIS. Official Website : http://borndeo.com/ ”I WILL PROTECT PEOPLE I LOVE” Youtube : www.youtube.com/deofighting Salam untuk Semua Keluarga  DAYAK IBAN   di Sarawak, Malaysia dan Kalimantan Barat, Indonesia.

Bandi Anak Ragai, Tetua adat Dayak Iban, Sei Utik, Kalimantan Barat

“Bandi Anak Ragai” Vocal/Lyric : Ade Tanesia Music : Krishna Enchik dan Pramono Camera/Editing  : Alberto Deo Prawira Bandi Anak Ragai, Tetua adat Dayak Iban, Sei Utik, Kalimantan Barat Ade Tanesia bertemu Bandi Anak Ragai, atau yang biasa dipanggil Apay […]

Dayak Iban Sungai Utik

Camera & Editing : Alberto Deo Prawira 2 -10 Juli 2013, Dayak Iban Sungai utik, Kalimantan Barat Indonesia

 

Rekam Jejak Sederhana di Sungai Utik Kalimantan Barat

Kehidupan Pagi Hari di Rimba sangatlah sederhana
Tanpa Listrik kami bahagia
Tanpa sinyal Hp kami juga bahagia

Senyum dan perasaan bahagia kami yang mewakili semuanya
kedamaian, kealamian,keindahaan, ketenangan, kearifaan, kemurnian

Pagi Hari daun dan tanah basah oleh embun pagi.
Cacing, Jangkrik, Kupu-kupu dan semut pun genit mengintip kami
Indahnya siulan Burung bersahutan seperti orchestra mini
Hangat Sinar Vitamin pagi pun menembus lebatnya Hutan dan alam semesta.
di temani dengan ikan batu yang jinak menggoda ria
gemercik suara sungai membuat ingin menyelam lebih dalam walau harus menahan nafas. aku merasa sunyi tapi amat sangat damai di hati. di sana kami melihat alaminya pohon-pohon yang setia menemani setiap pandangan sepasang mata kami, dan segarnya udara yang masuk ke paru-paru kami. sungguh indah bukan alam semesta?

Kami mencintai alam dengan tulus apa adanya tanpa paksaan, bukan karena alasan apapun.

Aku rasa cinta kami dengan alam yang alami, tidak bertepuk sebelah tangan, Kami dan Alam saling mencintai,  Mencintai satu sama lain dan  “Alam adalah Bagian dari Hidup Kami”.

Jejak rekam kami hanyalah sederhana, kami hanyalah sementara di dunia ini, mungkin kelak semua jejak kami akan jadi warsian anak cucu kami yang menjadi tongkat estafet kami berikutnya, akan mereka lihat dan rasa, hanya waktu yg akan bicara
kalau TIDAK ADA ALAM mungkin TIDAK AKAN ADA MANUSIA, kalau TIDAK ADA MANUSIA mungkin ALAM AKAN TERUS ADA.
hanya sebuah opini sederhana yang tidak tahu diri dari Deo.

Cameraman & Edited by :
Alberto Deo Prawira
Alat Rekam :
+Sony Ericsson Xperia Ray (Camera depan & Belakang)
+Canon 600D